Senin, 26 Januari 2009

pernah ku kecewa oleh sahabat


posting kali ini agaknya agah sedikit nyeleneh dibanding postingan postingan aku yang lain (yang lain bukan persoalan yang menurut aku "dalem")

Aku mempunyai teman yang bisa aku bilang dekat sejak aku smp. Teman yang menurut aku udah bisa dibilang sahabat yang super dekat banget, Sering jalan sama-sama, punya kegiatan luar kampus yang sama, selera yang sama dan masih banyak lagi. Ya mungkin kata orang soulmate kali yee...
Aku menganggap dia itu seperti. Aku selalu berusaha untuk ngertiin dia, ngebelain dia. Berusaha untuk mengajak dia dalam suka dan tak ingin lihat dia terluka.

Aku berusaha untuk menjaga perasaan dia. Jika aku tau bila sesuatu yang ku lakukan dapat melukainya, aku tak akan melakukannya tanpa pikir 2 kali.

Apakah salah jika ku berharap dia juga melakukan hal yang seperti itu untuk ku?

Dia tau bahwa "sesuatu" yang dilakukannya akan sangat menyakitkanku.
Dia tau aku sangat hancur jika ia melakukan "sesuatu" itu.
Dia tau..
tapi ia tak mau tau..
ia melakukannya tanpa memperdulikan aku..
tanpa ingat keberadaanku..
yang bahkan tak diberi tau..
oleh nya..
dan sampai aku tau..
dari orang selainnya..

betapa hancurnya aku. betapa kecewanya aku dibuatmu. kau menikamku, dan tertawa dibelakangku.

Kepercayaan aku yang telah ku berikan penuh kepadamu,
hancur...
menjadi remah-remah tak berarti.
cawan yang dulunya penuh,
kosong...
tak berisi.

kekecewaan aku kepadamu, sangat dalam.
hatiku teriris dalam olehmu.
dalam dan hitam.

luka ini tak akan pernah hilang.



Walah... kok jadi nulis puisi sih?!
Intinya, aku kecewa banget dengan dia. Waktu dia kena masalah, aku ngebelain dia mati-matian, walaupun mungkin dia ga sadar klo masalah yang dihadapinya itu sangat besar sekali..


Pernah ga, kamu membenci seseorang begitu dalam, sampai titik "kekosongan" dimana senyum ini ada berlapiskan benci, orang itu ada tapi tiada lagi.

Tak ada dendam untukmu.
Karena aku tau,
Pasti ada pembalasan untukmu..

KARMA!

Tidak ada komentar: